Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

3 Aplikasi Kuis yang Dapat Dimanfaatkan Guru Selama Pandemi



(smtourtravel.online) - Pandemi covid-19 telah membawa dampak negatif serta positif terhadap proses pembelajaran di sekolah. Dampak negatif terlihat dari ditutupnya atau diberhentikannya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. 

logo Smart Ads rajawali elt ads smart biz ads lestari mete

nabung coin


Kebanyakan sekolah (sebelum pandemi) masih menerapkan sistem pembelajaran tatap muka dengan menggunakan metode ceramah (Teacher Centered Learning). Hal tersebut merupakan metode pembelajaran yang bersifat konvensional. Apabila menengok perkembangan teknologi serta zaman, metode tersebut jelas kurang efektif serta efisien untuk diterapkan kepada siswa.  

Sedangkan untuk dampak postif pandemi terhadap proses pembelajaran peserta didik adalah mulai berkembangnya inovasi dalam bidang edutech. Dimasa pandemi, pembelajaran daring berbasis teknologi bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal tersebut karena peserta didik mampu mengeksplor sendiri informasi seputar pelajaran yang ingin dipelajari dengan ditopang oleh teknologi informasi komunikasi. 





Pembelajaran daring dengan berbasis teknologi mampu membawa perubahan revolusioner dalam paradigma pendidikan tradisional. Hal tersebut dikarenakan pembelajaran berbasis teknologi informasi komunikasi mampu memberikan materi yang siswa butuhkan kapan saja dan di mana saja. Teknologi juga memungkinkan siswa serta guru untuk tetap intens berinteraksi tanpa adanya kekhawatiran mengenai batasan ruang dan waktu.

Selain teknis pelaksanaan pembelajarannya yang berubah, teknologi informasi komunikasi juga membawa pergeseran peran antara guru dan murid. Untuk guru, apabila dimasa sebelum pandemi dan sebelumnya berperan sebagai pemberi informasi utama serta pengendali semua aspek pembelajaran, kini akan bergeser menjadi fasilitator pembelajaran. Sedangkan apabila sebelumnya siswa berperan sebagai penerima informasi pasif, kini akan bergeser menjadi pencari informasi aktif serta memproduksi pengetahuan belajar secara mandiri.
 


Baca juga : SKULKU, Aplikasi Sekolah Yang Menampilkan Status KBM Secara Real Time Untuk SD - SMA/SMK Sederajat

Dalam hal penugasan, guru juga bisa berinovasi dengan menggunakan sejumlah aplikasi agar siswa tetap antusias dalam mengerjakan tugas. Berikut ini 3 aplikasi dalam membuat penugasan atau kuis yang bisa guru gunakan. 

1. Kahoot

Kahoot merupakan platform belajar berbasis game. Aplikasi Kahoot dapat guru manfaatkan sebagai sarana penugasan maupun pembelajaran selama masa pandemi. Dalam aplikasi Kahoot, guru dapat menggunakan sejumlah fitur dalam mengkreasikan berbagai jenis soal, mulai dari pilihan ganda, true or false, puzzle, dan sebagainya. 

Aplikasi kahoot juga mempunyai tampilan yang menarik, dalam hal ini full colour. Hal tersebut tentu mampu menambah antusiasme belajar peserta didik selama di rumah. Selain itu dalam konten soal guru dapat menambahkan ilustrasi berupa gambar beserta video sesuai dengan kebutuhan tentunya.

Kahoot menggunakan sistem PIN dalam permainannya, jadi pastikan sebelum para peserta didik bermain, guru sudah membagikan PIN untuk akses masuk ke aplikasi. Namun apabila Kahoot digunakan sebagai penugasan, guru tidak perlu memberikan PIN untuk akses main. Guru cukup memberikan alamat link yang dapat diakses secara mendiri oleh siswa. Aplikasi Kahoot dapat dimainkan di Google Chrome maupun bisa diunduh di Playstore. 
 


2. Wordwall 

Wordwall merupakan aplikasi alternatif dalam pembelajaran yang dirancang untuk menambah kesan interaktif di setiap sesi pembelajaran. Aplikasi Wordwall biasa digunakan sebagai penugasan. Aplikasi tersebut terbilang cukup menarik karena di dalamnya terdapat konten kuis berbasis game.

Game yang bisa digunakan sebagai media kuis yakni Maze Chase, Random Wheel, Random Card, Missing Word, Matching Pairs, dan masih banyak lagi. Aplikasi tersebut pun terbilang cukup mudah digunakan. Guru yang ingin masuk ke aplikasi tersebut hanya cukup membuat akun dengan email lalu menginput soal yang akan digunakan dan tinggal memilih model permainan untuk menambah kreasi soal. 

Setelah selesai membuat penugasan atau soal, guru selanjutnya dapat memberikan alamat link kepada siswa untuk proses pengerjaan. Setelah siswa selesai pengerjaan, nilai akan langsung nampak dalam hasil atau result di akun Wordwall guru. 

3. Quizizz 

Quizizz merupakan aplikasi pembuat soal berbasis permainan. Aplikasi Quizizz cukup mudah digunakan. Guru cukup membuat akun menggunakan email dan masuk sebagai guru di aplikasi. Setelah itu guru dapat langsung menginput soal yang akan diberikan kepada siswa.

Bentuk permainan dalam Quizizz adalah kuis pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban. Kuis ini dapat dimainkan dalam waktu yang bersamaan oleh sejumlah orang, atau dalam hal ini siswa. Nanti akan ada sistem kompetisi atau ranking berdasarkan skor atau nilai yang diperoleh siswa. Siswa dengan skor tertinggi akan memperoleh peringkat 1 dalam permainan. 

Dari segi tampilan, aplikasi Quizizz ini juga terbilang sangat menarik. Guru dapat mengganti background tampilan sesuai dengan tema yang telah tersedia dalam aplikasi. Selain itu, guru juga dapat menambahkan gambar ilustrasi dalam soal sesuai dengan kebutuhan.
 
Bagaimanapun pandemi covid-19 telah membawa dampak berupa perubahan proses pembelajaran yang tadinya masih bersifat konvensional menjadi berbasis teknologi informasi komunikasi. Hal tersebut apabila dimanfaatkan secara optimal tentu dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi mutu pendidikan nasional.


(Ruby)




Tonton Juga



Simak juga : video berita menarik smart news
beranda

beranda


Posting Komentar

0 Komentar