Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Membanggakan, Kehidupan Kampung Reog Di Tengah Kemegahan Kota Surabaya



SURABAYA, (smtourtravel.online) - Seperti yang sudah kita tahu, reog adalah sebuah kesenian tradisional yang berasal dari Kabupaten Ponorogo. Kesenian yang dalam sejarahnya syarat akan kritik terhadap pemerintah yang sewenang-wenang kepada rakyatnya itu pada perkembangannya mengalami persebaran ke berbagai daerah. Salah satunya ada di kota Surabaya, kesenian tersebut dilestarikan di sebuah kampung yang terletak di jalan Kertajaya gang 5. Hal ini tentunya menjadi keunikan tersendiri di tengah hiruk-pikuk dan kemodernitasan kota Surabaya. 

logo Smart Ads rajawali elt ads smart biz ads lestari mete

nabung coin


Penduduk dari kampung tersebut mayoritas adalah orang-orang yang berurbanisasi dari Ponorogo ke Surabaya pada kisaran tahun 1950-60an. Sebagai sebuah kampung yang identik dengan kebudayaan tradisional reog, kampung ini tentunya memiliki ciri khasnya tersendiri. 

Salah-satunya adalah adanya sebuah paguyuban reog yang bernama Singo Mangku Joyo. Paguyuban yang sudah ada sejak masa orde lama ini sekarang dikelola oleh generasi keempat. 





Mereka memberdayakan anak-anak dan pemuda kampung untuk menjadi pemain reog dalam paguyuban mereka. Dalam sejarahnya, paguyuban ini telah berhasil mengenalkan tradisi kesenian reog hingga ke luar negeri. Mereka berhasil tampil di negara-negara besar seperti halnya Jepang, Inggris dan Australia. Selain itu, mereka juga pernah menjuarai festival reog yang diselenggarakan di Kabupaten Ponorogo tahun 1995. Hasil dari kejuaraan festival tersebut diwujudkan dalam bentuk pembangunan patung yang sekarang ditempatkan di depan gang dan menjadi icon kampung tersebut.

Paguyuban ini juga sering diundang oleh pemerintah kota Surabaya untuk menyambut delegasi dari daerah lain. Bukan hanya terdapat paguyuban kesenian reog yang sudah banyak mengukir prestasi dan melestarikan tradisi, kampung ini juga menyuguhkan berbagai macam suvenir yang dibuat oleh para pengrajin lokal. Biasanya pernak-pernik di kampung reog ini akan sangat dicari orang ketika paguyuban ini selesai pentas atau sudah memasuki hari perayaan kemerdekaan Indonesia. Kalian dapat membeli pernak-pernik kesenian reog dengan kisaran Rp. 20.000,- hingga Rp. 250.000,- perbuah. 
 


Baca juga : Paguyuban Seni Thek-Thek Ngesti Laras Padukuhan Dedel Masih Eksis Hingga Kini 

Kampung yang dekat dengan kawasan pendidikan Universitas Airlangga ini patut dibanggakan dan layak dijadikan pertimbangan sebagai destinasi wisata budaya di tengah padat dan modernnya kota Surabaya. Dengan berbagai macam keunikan tersebut, diharapkan mampu menarik wisatawan lebih banyak untuk berkunjung di kampung ini. 


(Bima Satria)




Tonton Juga



Simak juga : video berita menarik smart news
beranda

beranda


Posting Komentar

0 Komentar