Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Tetap Sehat Hadapi Covid-19 dengan Konsumsi Sayuran Organik, Begini Cara Buatnya



CIAMIS, (smtourtravel.online) -
Di masa pandemik covid-19 tahun ini menuntut masyarakat untuk ekstra jaga diri dan kesehatan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah termasuk memberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR) untuk meminimalisir penularan virus covid-19. Dampaknya pun dirasakan oleh para mahasiswa hingga banyak yang memutuskan untuk pulang kampung. 

Ternyata kondisi yang sulit ini pun tak mematahkan semangat para pemuda-pemuda asal Ciamis lebih tepatnya di Dusun Desa, RT 04/RW 01, Desa Margaharja untuk tetap berkarya. Dengan bekal ilmu menanam sayuran organik dari kampus, mereka berinisiasi untuk menerapkan di kampung tempat tinggal. Percobaan ini mereka lakukan di kebun pekarangan dengan pupuk buatan sendiri. Sayuran yang di tanam ada terong, sawi, kubis, cabai, tomat dan lain-lain.
 




Perbedaan sayuran organik dan non-organik terletak pada pupuk yang digunakan. Sayuran organik biasanya menggunakan pupuk kandang atau pupuk buatan dari bahan alam, sedangkan sayuran non-organik lebih banyak menggunakan pupuk kimia pabrik. 

Apa saja yang perlu disiapkan untuk membuat pupuk organik? Adapun bahan – bahanya sebagai berikut: 
1. Kotoran kelinci 1 gelas
2. Urin kelinci 1 gelas
3. Rumput 1 ember 
4. EM4 4 tutup botol 
5. Molase 4 tutup botol

Kemudian diamkan selama satu minggu dengan dimasukan kedalam wadah besar setelah itu tutup rapat. Ketika telah di diamkan selama seminggu, masukan kedalam wadah penyemprotan, sebaiknya penyemprotan dilakukan pagi hari. Apalagi ketika musim hujan seperti sekarang ini, ketika penyemprotan di sore hari jika terjadi hujan pupuk yang disemprotkan akan hanyut. 
 


Dari percobaan ini membuahkan hasil yang luar biasa. Penyemprotan pupuk organik membuat sayuran lebih subur dan berbuah banyak. Tentunya sayuran ini lebih sehat daripada sayuran non-organik. Hal ini diharapkan menjadi ide yang bisa dikembangkan oleh para petani. Selain itu masyarakat pun bisa menerapkan di rumah masing-masing sehingga kebutuhan sayuran dapat terpenuhi. 


(Decan)




Tonton Juga


beranda


Posting Komentar

0 Komentar