Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Miracle Tree, Murah Penuh Manfaat



(smtourtravel.online) - Tanaman kelor (Moringa oleifera, Lam) asli dari Kawasan sekitar Himalaya dan India kemudian menyebar ke kawasan di sekitarnya hingga akhirnya sampai ke Benua Afrika dan Asia termasuk Indonesia. Tanaman ini banyak ditemui dan banyak dikenal dengan berbagai nama, misalnya di Jawa disebut kelor, di Madura disebut Marangghi, di Gorontalo disebut Kelo, di Sumba disebut Kawono dan lain sebagainya. Tanaman ini dapat tumbuh subur mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 700 m di atas permukaan laut dan juga sangat cepat tumbuh, dalam waktu 3 bulan tanaman ini dapat tumbuh setinggi 3 m dan beberapa tahun dapat mencapai 12 m.


Di dunia, tanaman kelor sering disebut dengan miracle tree, natural gift maupun mothers best friend. Kenapa demikian? Karena, selain mudah dan murah didapat, daun kelor juga memiliki banyak khasiat. Bahkan, semua bagian dari tanaman ini memiliki banyak manfaat. Tidak hanya kandungannya yang kaya nutrisi tapi juga dapat menyembuhkan dan mencegah beberapa penyakit. Salah satu bagian banyak manfaatnya dan sering kita temui adalah daun kelor. 

Daun kelor kaya akan vitamin dan mineral, mulai dari vitamin A, B1, B2, B3, C, E, beta karoten dan kalsium. Bahkan kandungan vitamin A-nya pun 4 kali lebih banyak dari wortel dan vitamin C-nya 7 kali lebih banyak dari jeruk. Sebagaimana kita tahu, vitamin A baik untuk proses penglihatan, sedangan vitamin C berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu juga vitamin C dan E pada daun kelor ini juga berfungsi sebagai antioksidan yang akan melindungi tubuh dari efek radikal bebas, polutan dan toksin. 
 



Selain kaya akan kandungan vitamin, daun kelor juga kaya akan jenis antioksidan yang lain. Antioksidan yang terkandung dalam daun kelor misalnya polifenol, flavonoid (quercetin dan kaemferol), asam fenolat dan senyawa fitokimia seperti alkaloid, saponin serta tannin. Flavonoid seperti quercetin dan kaemferol merupakan jenis antioksidan kuat dibandingkan dengan vitamin. Quercetin juga berperan sebagai anti inflamasi (peradangan) dalam tubuh. Dalam sebuah penelitian juga disebutkan bahwa asam fenolat memiliki kemampuan menghambat oksidasi dan memiliki aktifitas sebagai antiobesitas, kerusakan paru akut dan mengurangi jumlah lemak pada hati. Sedangkan alkaloid memiliki fungsi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. 

Dengan kandungannya yang begitu kaya, daun kelor dapat mencegah berbagai macam penyakit dalam tubuh, mulai dari penyakit liver (hati), hipertensi, jantung dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai infeksi di lingkungan sekitar.
 Pengolahan daun kelor pun cukup sederhana. Cukup diolah seperti sayur bening bayam biasanya, tambahkan air, bawang putih, bawang merah, garam dan gula secukupnya.


(KQ)




Tonton Juga


beranda


Posting Komentar

0 Komentar