Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Tes Rapid Wajib Dan Gratis Bagi PPS, KPPS Dan Petugas Ketertiban TPS Dilakukan Serempak Di Gunungkidul



KARANGMOJO, (smtourtravel.online) - 
Dalam rangka persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak, pemerintah mewajibkan setiap anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Kecamatan/Kapanewon, Desa/Kalurahan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tingkat Dusun/Padukuhan dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara (PKTPS) untuk melakukan Tes Rapid.

Agenda ini dimaksudkan untuk meminimalisir penyebaran dan memutus mata rantai covid 19 yang berpotensi ketika berkumpulnya warga pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Seluruh petugas yang terlibat harus benar-benar terverifikasi Non Reaktif (NR) terhadap tes yang dilakukan.




Selain memastikan setiap petugas terhindar dari indikasi terjangkitnya virus covid 19, pelaksanaan pilkada yang melibatkan warga negara yang telah berusia 17 tahun pun harus sesuai dengan protokol kesehatan yang selama beberapa waktu terakhir diterapkan di negara kita. Jaga jarak minimal 1 meter, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Pelaksanaan tes rapid ini hampir bersamaan dilaksanakan secara serentak di tiap Kalurahan di Kabupaten Gunungkidul melalui petugas Puskesmas Kapanewon terkait. Seperti halnya di Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo. Pelaksanaan tes rapid pada hari Senin, 23 November 2020 yang bertempat di Balai Kalurahan berjalan menurut antrian kehadiran dan lancar. Awalnya ada beberapa orang dari anggota yang ragu-ragu karena jarang dan bahkan ada yang belum pernah tertusuk jarum. Namun akhirnya dengan memberanikan diri maka beberapa orang tersebut berhasil diambil sampel darahnya untuk dites dalam sebuah alat dengan durasi 10 menit untuk diketahui hasilnya.


"Seluruh pembiayaan tes rapid ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Namun bagi beberapa petugas pada hari yang sudah dijadwalkan berhalangan hadir maka tetap wajib melakukan tes rapid secara mandiri (menanggung biaya sendiri) seharga Rp. 150.000,- melalui pihak-pihak yang diberi kewenangan pemerintah untuk melakukan tes rapid," seorang perangkat Kalurahan bernama Anna menerangkan.

Syukurlah, di wilayah Kalurahan Wiladeg sebatas pelaksanaan tes ini dilakukan diketahui 100% non reaktif. Sedangkan untuk beberapa orang yang berhalangan hadir sejauh ini belum dapat dikonfirmasi.





(Red )




Tonton Juga


beranda


Posting Komentar

0 Komentar