Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Miris : Murklampok Terbengkalai, Sebuah Destinasi Wisata Alternatif Bersejarah



BLEBERAN, (smtourtravel.online) - Pada tanggal 
24/11/2020, tim reportase smtourtravel tiba di lokasi Murklampok, watu gambar yang berada di Padukuhan Sawahan II, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen. Murklampok watu gambar, merupakan perpaduan antara batu wayang, batu menhir dan sumur bersejarah peninggalan Sunan Kali Jaga. 

Mulai satu tahun yang lalu, lokasi dan benda-benda yang ditemukan telah dikondisikan dan dijadikan satu tempat oleh warga sekitar menjadi sebuah destinasi pariwisata alternatif bersejarah di Gunungkidul.

Watu Gambar pertama kali ditemukan dan mulai dibangun pada Tanggal 12 November 2019 atau tepat satu tahun yang lalu. Marsugianto selaku ketua RT merupakan salah satu orang yang menemukan batu tersebut.

"Watu gambar ini pertama kali saya temukan bersama rekan-rekan, kemudian mulai saya adakan gotong royong guna membersihkan dan membangunnya," ucapnya.




Watu gambar ini memiliki empat cerita yang digabungkan menjadi satu tempat. Konon katanya, sumur tua ini merupakan peninggalan Sunan Kali Jaga. Saat itu masyarakat setempat sedang mengalami kekurangan air, Sunan Kalijaga kemudian menancapkan tongkatnya ke titik tersebut sehingga air keluar melimpah.

Dengan adanya destinasi Murklampok ini diharapkan agar nantinya dapat diperhatikan oleh pemerintah setempat. Dan akan menjadi ikon tersendiri di daerah Sawahan. Edi adalah seseorang yang juga ikut menemukan Watu Gambar ini menjelaskan.

"Harapan ke depan semoga apa yang selama kami perbuat dalam merintis sebuah destinasi wisata ini akan diperhatikan oleh pemerintah baik untuk spot foto alami ataupun dari segi kuliner dan kesenian budaya," terang Edi.

Tak hanya itu saja, di Kalurahan Bleberan, terutama di Padukuhan Sawahan II masih menjaga tradisi dan budaya tinggalan para leluhur. Salah satu budaya yang masih lestari ialah kenduri yang mana merupakan budaya turunan temurun dari nenek moyang.



 
Namun sayang, saat ini usaha yang dibangun warga Sawahan ini terbengkalai dan tidak mendapatkan perhatian khusus. Uluran tangan pemerintah yang diharapkan tak kunjung datang. Lokasi terlihat sepi dan hampir tidak ada lagi pengunjung yang melancong.

"Saya sedih apa yang kami usahakan dan harapkan, ternyata cuma gebyar semata. Semoga banyak pihak yang datang dan membantu menghidupkan lagi wisata Watu Gambar ini," pungkas Edi.

Destinasi wisata altrnatif Murklampok Watu Gambar ini seharusnya bisa dijadikan tempat study karena di tempat ini terdapat 3 sejarah dari zaman yang berbeda.




(GalineAs)




Tonton Juga


beranda


Posting Komentar

0 Komentar