Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Goa Cerme, Petilasan Wali Songo Saat Merencanakan Pembangunan Masjid Agung Demak



IMOGIRI BANTUL, (smtourtravel.online) - Pada tanggal 
17 November 2020 lalu, tim Smart TV berkunjung ke daerah Panggang Gunungkidul. Mobil yang ditumpangi tidak berhenti, masih terus melaju dan akhirnya mandeg di wilayah Padukuhan Trunggo, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, di sebuah goa yang dilihat dari depan sudah terawat dan tertata dengan baik. Tempat ini bernama 'Goa Cerme'.

Perjalanan ke lokasi ini cukup memberikan tantangan karena kontur jalanan yang menurun tajam dan berkelok. Namun semua worted karena pemandangan yang didapat sangat indah dan konon katanya goa ini sangat bersejarah.

Guntur, seorang pemandu wisata menceritakan, goa ini adalah tempat yang dipakai oleh Wali Songo untuk bermusyawarah dalam rencana membangun Masjid Agung Demak. Para Wali berkumpul dan saling bertukar pendapat dalam syiar Islam dengan salah satu agendanya mendirikan sebuah masjid yang besar.




Goa ini berada di ketinggian 500 mdpl dan memiliki panjang 1,2 km. Dari tahun 1991, goa ini sudah dibuka untuk umum dan dikelola oleh Dinas Pariwisata Bantul dibantu masyarakat sekitar dengan membentuk Pokdarwis. Hal ini menegaskan bahwa tempat ini adalah salah satu alternatif destinasi wisata yang patut dikunjungi di daerah Imogiri.

Harga tiket masuk (HTM) sebesar Rp 17.500,-. Sesampai persis di depan goa akan dapat dirasakan aura mistis yang sangat kuat. Namun sayang, ketika tim hadir dikarenakan tidak adanya peralatan yang layak maka tim pun memutuskan untuk tidak melanjutkan masuk ke dalam goa.

Selanjutnya tim berbincang dengan Guntur.
"Biasanya yang datang ke Goa Cerme rata-rata yang mempunyai minat khusus dan yang berwisata religi," terangnya.


Lebih lanjut ia menuturkan, "Menurut sesepuh yang ada di area Cerme, goa ini dulunya sebagai tempat bertemunya ke sembilan wali untuk bermusyawarah guna membangun Masjid Agung Demak." 

Sebenarnya goa ini sangat asyik untuk disusuri namun memang perlu tambahan peralatan khusus. Stalagtit dan stalagmit yang ada juga sangat menakjubkan. Di dalam goa terdapat beberapa ruangan yang memiliki nama-nama tersendiri. Ada ruang air suci 9, zam zam cerme,  gamelan kahyangan, batu gilang, grojogan sewu, air panguripan, lumbung padi, watu gantung dan lain-lain. 

Cerme sendiri berasal dari kata ceramah yang memiliki arti sebuah pembicaraan. Menandakan bahwa tempat ini memang digunakan sebagai sarana berdiskusi oleh para Wali dan diabadikan oleh warga sekitar secara turun temurun.




(Guide Semprul)




Tonton Juga


beranda


Posting Komentar

0 Komentar