Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Wediombo Surf Society Gunungkidul Punya

Girisubo (AuraGunungkidul.com) - Gunungkidul adalah salah satu Kabupaten yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan destinasi pariwisata mulai dari pantai, goa, Desa wisata serta situs sejarah tinggalan para leluhur.

Salah satu destinasi wisata yang patut Anda kunjungi ialah pantai Wediombo. Pantai Wediombo sendiri terletak di pesisir kabupaten Gunungkidul tepatnya ada di Kalurahan Jepitu Kapanewon Girisubo, kurang lebih 2 jam perjalanan dari pusat kota Yogyakarta. 



Pantai ini memiliki sejuta keindahan, ketika Anda berkunjung ke sana, Anda akan dimanjakan dengan masyarakatnya yang menyambut Anda dengan ramah dan santun. Selain itu Anda juga akan takjub dengan hamparan view pantai selatan yang agak menghadap condong ke barat dengan pasir putihnya yang menawan. 

Disana Anda juga bisa hunting foto sunset ketika sore hari. Anda  juga bisa mencoba wahana surfing bersama anak-anak Kalurahan Jepitu yang akan memacu adrenalin ketika berselancar.

"Kami memiliki grup surving yang beranggotakan sekitar 30 orang dari Kalurahan Jepitu. Grup ini kami namai Wediombo Surf Society (WOSS)", jelas Tugiyanto selaku ketua Surving.

"Kegiatan Surving ini kami rintis beberapa tahun lalu dan Alhamdulillahnya kami sudah masuk taraf Nasional" tambahnya.



Pantai Wediombo ini patut menjadi contoh bagi destinasi wisata lainnya. Pasalnya mulai dari pengelolaan Pokdarwis semua dikelola oleh masyarakat Jepitu sendiri yang bersinergi dengan Karang Taruna.

"Alhamdulillah kami mengelola wisata ini secara mandiri dan tanpa investor. Dan semua masyarakat yang ada di Kalurahan Jepitu bisa menghidupi keluarga berkat adanya Wisata Pantai Wediombo ini", tegas Kamtiyo yang akrab di panggil bang Tio Kamplong.

"Pemuda di sini tidak perlu lagi mencari lapangan pekerjaan karena mayoritas mereka bekerja di bidang pariwisata Wediombo ini",  Tio menambahkan.



Kalurahan Jepitu juga masih menjaga adat tradisi tinggalan para leluhur. Terbukti ketika Anda berkunjung ke sana pada pertengahan tahun Anda akan menemui upacara adat, seperti Bersih Desa atau Rasulan. Di sana juga ada seni reog, tari, ketoprak, karawitan dan masih banyak lagi yang sampai saat ini masih lestari.


(Heru Bencex)

Posting Komentar

0 Komentar