Header Ads Widget

rajawali elt ads smart biz

Bothok Manding, kuliner warisan leluhur yang masih eksis dan eksotis

 

GUNUNGKIDUL,(AuraGunungkidul.com)- Tidak asing lagi, buah yang satu ini, buah Lamtoro atau sering kita sebut dengan Mlanding atau Mlandingan yang banyak tumbuh di tanah Jawa, terutama di GUNUNGKIDUL, banyak tumbuh di daerah-daerah pedesaan atau pinggir jalan buat perindang dan  lumayan banyak peminatnya karena bisa dimanfaatkan menjadi berbagai makanan.

Buah Lamtoro, orang sering mengabaikannya ketika belum diolah padahal kalau sudah menjadi makanan akan menjadi rebutan karena cita rasa yang kas, bahkan bisa dimakan mentah buat lalapan dan bisa menjadi pengganti lalapan yang lainya.

Botok Manding, sering kita sebut salah satu olahan makanan dari buah lamtoro ini, bahannya standar, hanya dicampur dengan serutan kelapa muda dan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus ataupun dipanggang di pengorengan tanah. Bumbunya juga banyak varian tergantung sukanya, mau yang gurih atau pedas.



Tempe Manding juga sering kita jumpai di desa-desa. Biasanya yang membuat adalah orang-orang yang sudah berumur atau simbah-simbah kita sedangkan cara pembuatanya pun cukup unik dan jika sudah menjadi tempe maka menjadi salah satu santapan yang tak kalah enaknya dengan makanan di era modern seperti ini. Saat ini sudah jarang yang bikin karena tergerus zaman serba cangih seperti saat ini , hanya orang-orang tertentu yang masih selalu melestarikan makanan zaman dulu yang satu ini.

(Hermawan)




Posting Komentar

0 Komentar